Jumat, 19 Juni 2026

RUANG TEDUH


Nemu lagu ini di Tiktok....lagu yang baru satu bulan rilis. Rasanya langsung jatuh cinta bukan hanya dengan liriknya aja tetapi keseluruhannya...aransemennya juga. Kok pas gitu ya untuk menyemangati hidup, walau ini liriknya tentang cinta tapi harusnya lebih luas lagi yaaaa...tentang semua yang hadir dan pergi dalam hidup kita. Tentang keinginan, cita cita, harapan hidup yang ideal, yang tidak selalu semua harus terjadi dalam hidup ini. 

Maunya kita... hidup ini terjadi..berjalan sesuai keinginan ideal dalam pikiran kita, tetapi ternyata kan tidak semua keinginan dan rencana yang sudah kita bangun terwujud. Karena masih ada kuasa ALLAH dalam hidup ini. Mungkin kita berpikir rencana kita adalah yang terbaik untuk kita, tetapi menurut TUHAN itu bukan yang terbaik untuk kita...so...jadi...kita bisa apa...ketika Sang Pemilik Hidup ini merubah arah tujuan kita.

Hanya kadang untuk perlu waktu untuk bisa menerima semua ini..perubahan rencana yang sama sekali tidak siap kita hadapi. Perluuuu banyaaaak waktu untuk semua itu. Tidak segampang kata orang "SABAR".

Nangis dengan jalan dan rencana kita yang diubah? Jangan tanya!!!Untuk saya... perlu waktu berbulan bulan bahkan bertahun tahun untuk bisa menyesuaikan diri dengan perubahan yang rasanya Tuhan itu mainnya beda dengan manusia. Tuhan suka tiba tiba aja membelokkan jalan kita, tanpa pemberitahuan terlebih dahulu, dan doa kita dikabulkan dengan cara yang tak biasa. Kita minta permen...bukan permen yang kita dapatkan...kita disuruh mutar dulu...usaha dulu yang kadang hampir bikin kita nyerah...barulah kita mendapat yang kita mau. Kita diminta usaha jungkir balik dulu untuk itu semua.

Untuk saya...menghadapi ini semua berkali kali...dibikin jatuh berkali kali...saya hampir selalu mengalami "malam gelap jiwa". Saya bingung pada siapa harus berbagi rasa dan tanggung jawab ini. Dan karena bukan kali ini saja saya "dijatuhkan" ... bukan berarti terus saya jadi terbiasa dan kebal. Semua yang menyangkut urusan hati dan perasaan dan pikiran tetap mengulangi rasanya...serasa ini pertama kali.

Lagu ini ... liriknya mengajarkan bahwa semua harus diterima, jangan ditahan, diikhlaskan walau semua perlu waktu dan airmata. Jangan protes tentang yang di alami, yang dihadirkan dalam hidup kita, dan yang dihilangkan dari hidup kita juga. cukup menyerahkan semua urusan hidup kita pada Sang Pemilik Hidup ini. Karena hati kita pun bukan milik kita....semua milik ALLAH, karena kita tidak bisa mengatur isi hati walau terletak dalam diri kita.

Ah udah yaaa...curhatan kali ini. Sambil ngetik...netes airmata karena yang pernah terjadi dalam hidup ini berputar bersliweran dalam kenangan dan bayangan. Luv U..sayang semua yang pernah hadir dalam hidup ini...saya tidak pernah membenci  semua yang pernah hadir dan yang menyakiti dan semua yang saya alami, karena dengan itu saya bertambah kuat dan mengerti bahwa jangan pernah protes kepada Sang Pemilik Hidup ini, karena ketika kita mengeluarkan airmata artinya Tuhan sangat sayang pada diri kita, dan kita diminta untuk hanya bersandar padaNYA bukan pada sesama manusia lain. Ciao Saranghaeyo.


"APAPUN YANG MENJADI TAKDIRMU AKAN MENCARI JALANNYA MENEMUKANMU"

Ali Bin Abi Thalib