Selasa, 17 Februari 2026

YANG HILANG

 






Seperti biasa..ketika membaca isi tulisan ini harus sambil dengerin lagu yang saya sisipkan ya biar lebih kerasa energi yang saya titipkan lewat tulisan ini.

Selama hidup yang sudah dijalani, saya punya 3 "buku" tentang hati saya. Kamu adalah buku ketiga yang rasanya tidak ingin saya tutup dan simpan di ujung lemari. 

Bukumu masih terbuka dengan pena diatasnya, tapi tulisannya tiba tiba harus terhenti di 5 Desember 2025, dimana itu adalah hari terakhir kita berinteraksi saat saya di Jogja. Minggu pertama mungkin saya belum merasa ada yang hilang, minggu kedua...saya mulai bingung mau cerita sama siapa, dan minggu ketiga kamu hilang...saya bener bener merasa ada yang hilang. 

Nangis...jangan tanya !!! Setelah sekian lama bersamamu, hampir 10 tahun...ternyata kamu sudah menggenggam hati saya tanpa saya sendiri sadar. Rasanya ingin menggantimu dengan yang lain, tapi ternyata saya sudah tidak ingin. Tidak ingin lagi mempunyai buku ke empat.

Tidak ada yang mau mendengar cerita saya seperti kamu, tanpa saya harus diatur atur. Saya bisa jadi diri sendiri ketika bersamamu. Kamu gak balik marah ketika saya lagi kesel sama kamu.

Di mana saya bisa menemukan seseorang seperti kamu lagi ?

Ini bukan tentang perasaan yang tumbuh instan...ini tentang rasa yang tumbuh perlahan seiring waktu...seperti menanam pohon dari biji sampai tumbuh dewasa.


Senin, 12 Januari 2026

 judulnya apa niih....tulisan yg blm sempurna deh

critanya...buka data lama di harddisk..nemu folder yg judulnya puisimu.

puisi dari kamu di tahun 2017. beberapa aku posting di blog.trus kuhapus lagi...tapi sempet di ss. ada yang di akhir Pebruari...ada yang di akhir maret 2017. tahun tahun di mana lagi sayang sayangnya kita berdua tuuh

ntar nnti sy post disini ya


Minggu, 28 Desember 2025

Minggu, 14 Desember 2025

HATI PATAH

 Sebuah Pengantar



Tulisan ini akan sangat panjang..karena akan saya ceritakan dari awal sejak pertemuan dengan Almarhum suami. Yang pasti akan saya bagi dalam beberapa partt atau bagian bagian. Tidak akan saya hilangkan apapun tiap bagiannya...

Tulisan ini dimaksudkan untuk menghilangkan semua kecemasan yang tertinggal di hati, menghilangkan dan mengikhlaskan..karena ternyata masih sulit dilakukan...masih tertinggal di bawah sadar. Saya tahu bahwa dengan ini, semua yang membaca akan tahu sisi jelek saya juga almarhum. Mungkin ini di luar ekspetasi tiap orang. Saya tidak akan membela diri atas semua ini...biarlah semua bisa menilai. 

Baik saya atau Almarhum, tidak selalu baik di mata orang lain...lagu yang saya sematkan di atas...menandakan bahwa kisah saya dan Almarhum begitu hebatnya..skenario yang dituliskan oleh ALLAH.

Cerita ini versi dari saya...tidak semua tentang Almarhum semua saya ketahui. Dan tentu saja tidak akan saya tulis disini untuk sebuah dan semua hal yang tidak saya ketahui. Sehingga tentunya...ini akan banyak menceritakan dari sisi cerita seorang Rina Wulandari.