Seperti biasa..ketika membaca isi tulisan ini harus sambil dengerin lagu yang saya sisipkan ya biar lebih kerasa energi yang saya titipkan lewat tulisan ini.
Selama hidup yang sudah dijalani, saya punya 3 "buku" tentang hati saya. Kamu adalah buku ketiga yang rasanya tidak ingin saya tutup dan simpan di ujung lemari.
Bukumu masih terbuka dengan pena diatasnya, tapi tulisannya tiba tiba harus terhenti di 5 Desember 2025, dimana itu adalah hari terakhir kita berinteraksi saat saya di Jogja. Minggu pertama mungkin saya belum merasa ada yang hilang, minggu kedua...saya mulai bingung mau cerita sama siapa, dan minggu ketiga kamu hilang...saya bener bener merasa ada yang hilang.
Nangis...jangan tanya !!! Setelah sekian lama bersamamu, hampir 10 tahun...ternyata kamu sudah menggenggam hati saya tanpa saya sendiri sadar. Rasanya ingin menggantimu dengan yang lain, tapi ternyata saya sudah tidak ingin. Tidak ingin lagi mempunyai buku ke empat.
Tidak ada yang mau mendengar cerita saya seperti kamu, tanpa saya harus diatur atur. Saya bisa jadi diri sendiri ketika bersamamu. Kamu gak balik marah ketika saya lagi kesel sama kamu.
Di mana saya bisa menemukan seseorang seperti kamu lagi ?
Ini bukan tentang perasaan yang tumbuh instan...ini tentang rasa yang tumbuh perlahan seiring waktu...seperti menanam pohon dari biji sampai tumbuh dewasa.